Freeze.

Ketika langit menangis,

Hati sayu terkenang memori bersama.

Kehendak hati tidak terlepas,

Lidah terkedu untuk mengungkapkannya,

Otak beku untuk berfikir,

Anggota lumpuh tanpa bersebab

Dan hanya satu pertolongan,

Yakni dari Tuhan yang Maha Mengetahui.

Kerna Dia mampu memberi dan mengambilnya semula.


F.R

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s